Bali Global News – BADUNG
Upaya pengungkapan identitas jasad Mr. X yang ditemukan di areal persawahan Laba Pura Mukti, Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, terus dilakukan jajaran Polres Badung. Salah satu langkah yang kini menjadi fokus penyelidikan yakni mengidentifikasi ciri khusus berupa sejumlah tato yang ditemukan pada tubuh korban. Publikasi ciri tato tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali identitas korban sehingga proses penyelidikan dapat segera menemukan titik terang.

Jasad Mr. X ditemukan pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 16.00 WITA dalam kondisi terkubur di areal persawahan Laba Pura Mukti, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Penemuan tersebut bermula dari laporan warga yang mencium bau busuk di sekitar lokasi, hingga akhirnya ditemukan bagian tubuh yang diduga lutut manusia muncul dari dalam tanah. Petugas Polsek Abiansemal bersama Unit Identifikasi Polres Badung kemudian melakukan olah TKP dan menemukan korban dalam posisi meringkuk dengan kondisi tubuh telah mengalami pembusukan sekitar 70 persen, serta mengamankan sejumlah barang bukti di sekitar lokasi kejadian.
Dalam proses identifikasi, petugas menemukan beberapa tato mencolok pada tubuh korban. Di antaranya tato bergambar simbol bintang serta motif menyerupai ornamen tertentu pada bagian tubuh korban. Ciri tato tersebut dinilai cukup spesifik dan dapat menjadi petunjuk penting untuk membantu mengungkap identitas korban maupun riwayat kehidupannya. Saat ini, dokumentasi tato tersebut telah menjadi bagian dari bahan penyelidikan yang didalami pihak kepolisian.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait kasus penemuan jasad Mr. X tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan secara intensif, termasuk mengidentifikasi ciri-ciri khusus pada tubuh korban seperti tato yang ditemukan. Kami berharap masyarakat yang mungkin mengenali ciri tersebut dapat memberikan informasi kepada pihak kepolisian baik secara langsung maupun melalui layanan Polri 110 guna membantu proses pengungkapan identitas korban,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait kasus tersebut. Dengan dukungan informasi dari masyarakat serta proses penyelidikan yang dilakukan secara profesional bersama tim identifikasi dan forensik, diharapkan identitas korban maupun penyebab kematian dapat segera terungkap sehingga kasus ini dapat ditangani secara tuntas.

Reporter : Daniel Herry




















